Jumat, 03 Maret 2017

Contoh-Contoh Kasus Pembelajaran Klasik,Operan,dan Kognitif Dalam Kehidupan Sehari-hari



Mungkin banyak orang yang mengatakan bahwa belajar merupakan suatu aktifitas pemindahan informasi lewat kegiatan yang beruang lingkup tertentu seperti membaca, menulis, dan sebagainya. Namun, ternyata banyak hal yang telah kita dapat yang merupakan hasil dari kegiatan pembelajaran namun lewat cara yang berbeda. Learn from experiences. Istilah ini cocok untuk mendeskripsikan bahwa pembelajaran tidak hanya beruanglingkup pada kegiatan belajar formal, namun faktor-faktor eksternal lainnya juga ikut berperan terhadap pemahaman kita terhadap dunia. Sebelum kita melihat contoh-contoh Kasus Pembelajaran Klasik, operan dan kognitif dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita telusuri beberapa metode dari jenis-jenis metode pembelajaran.

Defenisi Pembelajaran Klasik (Classical Conditioning)
·         Sebuah bentuk pembelajaran asosiatif dimana stimulus netral menjadi diasosiasikan dengan stimulus yang bermakna dan menimbulkan kemampuan untuk mengeluarkan respon yang serupa.
·         Perubahan perilaku yang terjadi akibat stimulus netral diasosiasikan dengan stimulus ilmiah.



Defenisi Pembelajaran Operan (Operant Conditioning)
·         Sebuah bentuk pembelajaran dimana konsekuensi-konsekuensi dari perilaku menghasilkan perubahan dalam probabilitas perilaku itu akan terulang lagi. Pembelajaran dimana konsekuensi dari perilaku mengarahkan pada probabilitas perilaku.



Defenisi pembelajaran Kognitif (Cognitive Learning)
Teori pembelajaran kognitif, merupakan salah satu teori belajar yang menyatakan bahwa “belajar merupakan suatu peristiwa mental yang berhubungan dengan berfikir, perhatian, persepsi, pemecahan masalah dan kesadaran”





CONTOH KASUS CLASSICAL CONDITIONING
  1. Iklan Pil kesehatan dan Kecantikan Mastin yang memiliki lagu yang terkesan unik sehingga tak jarang banyak orang yang menghapal lagu tersebut. Hal ini menjadi stimulus bagi para konsumen dan memengaruhi perilaku konsumen.
  2. Filipus mempunyai tetangga yang tinggal berdempetan dengan rumahnya. Filipus dan tetangganya sama-sama mempunyai mobil dan motor. Tapi Filipus dapat membedakan suara mana yang merupakan kendaraan milik keluarganya, mana yang merupakan suara kendaraan tetangganya.
  3. Suara adzan yang mengisyaratkan ke-5 waktu shalat wajib bagi para umat muslim
  4. Bunyi Bel di sekolah sebagai penanda waktu masuk sekolah, pergantian jam belajar, penanda waktu istirahat dan sebagai penanda waktu pulang
  5.  Pertunjukan atraksi Lumba-Lumba dimana selain dilatih, Lumba–Lumba tersebut diberikan stimulus berupa makanan untuk melakukan atraksi
CONTOH KASUS OPERANT CONDITIONING
  1. Arya sangat susah jika sudah waktunya makan siang. Dia tidak mau makan sampai harus berkejar-kejaran dengan sang ibu. Maka, sang ibu berjanji jika Arya dapat menghabiskan makan siangnya, ibu akan mengajaknya keliling naik kereta di mall pada malam harinya. (Positive Reinforcement)
  2. Saat Rosi duduk di kelas 6 SD, dia mendapat ranking 5. Melihat prestasinya, ayah mengatakan jika Rosi dapat menaikkan rankingnya sampai ranking 3 maka dia akan diberi sepatu sekolah yang baru. (Positive Reinforcement)
  3. Pak Sudin adalah guru yang disiplin dalam hal mendidik murid-muridnya, sehingga jika ada murid yang tidak membawa buku maka beliau akan segera memberikan hukuman pada murid tersebut. Tono lupa membawa buku saat pelajaran Pak Sudin sehingga dia diberi hukuman. Minggu depannya saat pelajaran Pak Sudin, Tono tidak lupa lagi untuk membawa buku. (Punishment)
  4. Seluruh murid kelas 2 SMP  diberikan tugas untuk memberikan laporan hasil pengamatan kecambah dari biji kacang hijau. Farah sudah menyelesaikan tugas dan mengumpulkannya dengan tepat waktu sehingga guru tidak lagi menegur Farah, sehingga dia makin sering mengerjakan tugas serta mengumpul tepat waktu. (Negative Reinforcement)
  5. Pada iklan Top Kopi dimana IwanFals (Primary Stimulus) yang merupakan sebuah penyanyi sekaligus public figure menyemboyankan “Jangan mengaku orang Indonesia kalau belum coba Top Kopi” (Secondary Stimulus). Hal ini akan membuat para konsumen akan mencoba produk Top Kopi, utamanya para pecinta IwanFals.


Contoh Teori Belajar Kognitif
Berikut contoh kasus teori belajar kognitif yang kita alami di kehidupan sehari-hari,
  1. Pada saat kita terbangun pagi karena bunyi beker, kita memutuskan tindakan apa yang kita lakukan, yaitu mematikan jam beker dan melanjutkan tidur lagi. Atau mematikan jam beker lalu beranjak dari tempat tidur dan mulai beraktifitas.
  2. Seorang penjelajah alam sedang berdiri menatap dua sisi jalan di hadapannya. Ia harus memutuskan jalan mana yang akan ia lalui agar cepat sampai kesungai karena ia sudah kehausan. Jalan yang pertama adalah jalan yang biasa dilalui penjelajah lain, tetapi jalan itu mengambil rute memutar dan lebih jauh dari jalan kedua. Jalan kedua, adalah jalan yang sama sekali belum dilewati oleh seorang pun. Tetapi jalan itu masih dipenuhi dengan semak belukar, suara air sungau yang bergemericik terdengar dari sisi jalan kedua ini. Si penjelajah pun memutuskan untuk memilih jalan yang kedua dengan pertimbangan, ia sudah sangat haus dan merasa lemas untuk menempuh perjalanan jauh lagi, ia juga mempunyai kapak di tangan yang bisa ia gunakan untuk membabat semak belukar tersebut. Ia pun memilih jalan  kedua.
  3. Seorang anak belajar menghitung menggunakan sempoa. Ia menganalogikan angka 1, 2, 3, dan seterusnya dengan jumlah bulatan atau batang pada sempoa. Sehingga anak itu bisa mengoperasikan penjumlahan dan pengurangan dengan benar memakai alat bantu hitung sempoa. Ini termasuk dalam tahap simbolik teori belajar milik Burner.
  4. Saat kita mengalami masalah dalam mencuci baju yang sudah kita rendam sebelumnya dikarenakan ada pemadaman listrik,  jadi kita tidak bisa menggunakan mesin cuci untuk mencuci baju kita. Maka kita akan memikirkan cara lain untuk mencuci baju tersebut yaitu dengan cara tradisional menggunakan sikat baju. Cara ini lebih dipilih dari pada menunggu listrik sampai hidup
  5. Seorang tuna netra yang dapat mengenal huruf tanpa melihat, dengan belajar huruf braille. Hanya dengan menggunakan indera peraba (jari-jari tangan) untuk meraba titik-titik timbul yang telah tersusun secara sistematis untuk mewakili huruf-huruf yang sebenarnya.

Kesimpulan:
  • Pembelajaran Operan (operant conditioning) adalah proses belajar yang mana perilaku atau respon yang mendapat penguatan berupa sesuatu yang disukai oleh individu akan cenderung diulang-ulang..
  • Teori belajar kognitif dalam proses pembelajaran, yaitu perubahan persepsi dan pemahaman yang tidak selalu dapat terlihat sebagai tingkah laku, menekankan pada gagasan bahwa pada bagian-bagian suatu situasi berhubungan dengan konteks seluruh situasi tersebut. Pengetahuan dibangun dalam diri seseorang melalui proses interaksi yang bersinambungan dengan lingkungan.
  • Penerapan classical conditioning merupakan metode perlakuan dalam merubah perilaku yang bersifat mal-adaptif dan merubahnya menjadi perilaku yang adaptif. 


Jadi, segala perilaku yang terjadi pada diri manusia semuanya berasal dari proses belajar yang berdasarkan pada pengalaman (Classical Conditioning), konsekuensi (Operant Conditioning),dan proses berfikir(Kognitif Learning).







Jumat, 02 Desember 2016

Mengaplikasikan Psikologi pada Abad ke-21



Akhir – akhir ini, media massa dipenuhi dengan banyak ulasan yg mengatakan bahwa dunia sekarang sedang mengadapi berbagai masalah-masalah yg memerlukan solusi yg tidak mudah. Disisi lain, beberapa psikolog mulai bangkit, mendedikasikan energi dan keahlian mereka untuk menanggani masalah-masalah tersebut serta meningkatkan kondisi manusia.
Banyak hal yg dapat diselesaikan dengan cara psikologis. Berikut beberapa topik-topik yg mewakili dari begitu banyak masalah yg ditujukan kepada psikolog:

·         Penyebab Terorisme
Contoh pertanyaan yg timbul pada seorang psikolog, “Mungkinkah adanya suatu kelaian psikologis pada pelaku?” atau “Mungkinkah terdapat paham tertentu yg mendasari mereka berbuat demikian, dan pantaskah?” Para Psikolog berusaha mencari tahu faktor-faktor yg mendorong seseorang untuk melakukan tindakan terrorisme, bahkan bunuh diri, dan mengapa mereka bisa melakukan sampai seperti itu hanya dengan berdasar  pada paham tertentu.

·         Mengatasi Krisis Ekonomi
Ekonomi (Finansial) yg bermasalah dapat mengakibatkan stress yg cukup tinggi. Para psikolog mempelajari bagaimana masalah ini dapat juga memengaruhi hubungan keluarga dan menghasilkan masalah psikologis, terutama terhadap anak dari sebuah keluarga yg sedang mengalami krisis ekonomi tersebut. Disini psikolog dapat membantu dengan menggunakan strategi coping, yaitu cara seorang individu untuk mengatasi situasi atau masalah tersebut dengan efektif, untuk mencegah efek lebih lanjut. (Conger dan Donellan, 2007; Unal-Karaguven, 2009)

·         Saksi mata kejahatan yg kurang akurat mengingat kejadian kasus dan peningkatan presisi (ketepatan) keterangan saksi mata
Ada saatnya dimana dalam suatu kasus, seorang saksi kejahatan memiliki pengakuan yg tidak akurat dan bias. Hal ini disebabkan karena memori dari saksi tersebut sering terkaburkan oleh emosi dan pertanyaan penyidik kepolisian yg menyebabkan respon yg tidak akurat. Disini, psikolog membuat petunjuk nasional untuk mendapatkan memori saksi yg lebih akurat saat penginvestigasian.

·         Apakah berkirim SMS ketika mengemudi menurunkan kemampuan seseorang dalam mengemudikan kendaraan?
Meskipun banyak yg menyatakan bahwa dirinya dapat mengemudi sambil berbicara lewat telepon ataupun mengetik SMS dengan baik. Ternyata secara psikologis, berbicara dengan telepon baik dengan hands free maupun tidak, dapat mengacaukan kemampuan seseorang dalam mengemudi. (Charlton, 2009; Drews, Pasupathi & Strayer, 2008; Strayer, et al., 2005; Taggi, et al., 2007)

·         Akar dari kegemukan dan Cara mendorong pola makan lebih sehat dan kondisis fisik yg lebih prima.

Ada beberapa orang yg lebih mudah gemuk, ada yg tidak. Kegemukan sendiri dapat disebabkan berbagai banyak faktor seperti biologis, sosial, dan psikologis. Tidak ada cara yg dapat memberikan perbaikan instan, namun para psikolog merekomendasikan beberapa strategi agar dapat pencapaian klien dalam menurunkan berat badan tercapai dengan mudah. (Maclean, el at., 2009; Neumark-Sztainer, 2009; Puhl & Latner, 2007)  

New Danganronpa V3: Everyone's New Semester of Killing

New Danganronpa V3: Everyone's New Semester of Killing(NEWダンガンロンパV3 みんなのコロシアイ新学期 New Danganronpa V3: Minna no Koroshiai Shin Gakkiadalah sebuah game visual novel yang akan datang dalam seri Danganronpa, yang dikembangkan oleh Spike Chunsoft. Ini judul utama ketiga dalam seri game dan itu baik sekuel dan sesuatu yang baru untuk seri.
Seperti judul "New" menyiratkan, permainan memiliki alur cerita yang sama sekali berbeda, karakter dan lingkungan dari tiga pertandingan pertama ( "Harapan Puncak Academy" alur cerita berakhir dengan sebuah serial anime), dengan maskot hanya seri 'Monokuma kembali. "V" dalam judul singkatan dari "kemenangan."

Tema keseluruhan disebutkan menjadi "keren psiko", tidak seperti "psiko pop" dan "psycho tropis" Tema dari dua pertandingan pertama. Gaya visual akan memiliki "keren gambar seperti orang dewasa" dan Ujian Kelas akan memiliki "kecepatan tinggi tindakan penalaran". Sementara alur cerita dan enam belas karakter baru yang berbeda, gameplay mirip dengan game sebelumnya, termasuk eksplorasi, berbicara dengan karakter lain dan Trials Class. Ini akan memiliki tambahan penting dan perbaikan, meskipun, seperti kemungkinan untuk menggunakan kebohongan Anda sendiri untuk mengalahkan lawan selama persidangan.

Permainan ini memiliki permainan pembunuhan baru yang disebut New Membunuh Kehidupan Sekolah. Ia juga memiliki enam belas karakter baru dan pengaturan baru yang disebut Berbakat Narapidana Academy atau Sekolah Penjara untuk Berbakat. The Academy (dan hotel) adalah di sebuah taman yang dikelilingi oleh kandang. Ini tersirat bahwa cerita diatur di masa depan.

Ini rencananya akan dirilis untuk PlayStation 4 dan PlayStation Vita pada 12 Januari 2017 di Jepang.



Gameplay

Gameplay yang mirip dengan permainan utama sebelumnya, dengan masing-masing bab dibagi menjadi tiga bagian; Daily Life, Deadly Life, and Class Trial, meskipun perubahan penting dengan uji coba kelas dapat dilihat di trailer. Di dalamnya, Anda bisa melihat beberapa Shirokumas dan Kurokumas (kemungkinan besar digunakan sebagai penampung untuk mencegah memanjakan setiap karakter masa depan) yang diangkat ke atas dari kursi masing-masing, menyoroti bahwa uji coba kelas mungkin memiliki suasana yang lebih intens. Juga, pemain bisa mendengarkan beberapa kesaksian sekaligus, lebih dari sebelumnya.
Selama Trials Class, Anda akan mengalahkan lawan dengan "kebohongan", menggunakan fabrikasi peluru kebenaran. Ada situasi di mana kebohongan diperlukan. Untuk menggunakannya, Anda harus menahan tombol api untuk peluru kebenaran. Dengan melakukan ini, Anda dapat mengubah "Truth Bullets" menjadi "Lie Bullets". Dengan demikian, Anda memutar peluru kebenaran asli ke kebalikan dari apa yang mereka punya. Jika api peluru anda kebohongan menjadi titik lemah yang cocok, Anda dapat mematahkan pernyataan itu. Namun, dengan menggunakan peluru kebohongan adalah opsional, sehingga Anda dapat memajukan debat dengan hanya kebenaran peluru. Dengan menggunakan peluru kebohongan, Anda dapat mengakses rute pendek memotong atau kembali untuk bergerak melalui permainan. Hal ini akan menyebabkan perkembangan yang berbeda dari rute langsung.

"Scrum Debate" adalah sistem baru yang membagi perdebatan menjadi dua sisi yang berbeda keyakinan.

"Panic Debat" lain sistem baru di mana beberapa siswa akan berbicara pada saat yang sama. Karena itu, layar akan dibagi untuk beberapa karakter bagi mereka untuk memberikan kesaksian terpisah pada saat yang sama. Orang normal tidak akan mampu memberitahu apa yang mereka katakan ketika mereka berbicara sekaligus, apalagi yang mengatakan apa. Namun, Kaede, menggunakan bakatnya sebagai Ultimate Pianist mampu untuk mencari tahu apa yang dikatakan dan yang mengatakan itu. kemampuannya ini mirip dengan bagaimana Ibuki Mioda dari Danganronpa 2:. Selamat tinggal Keputusasaan bisa mencari yang mengatakan apa dalam gelap selama pembunuhan 1 sistem ini mirip dengan normal "Non-Stop Debate", tetapi jauh lebih sulit karena Anda harus bersaing dengan beberapa kesaksian di sekali, sambil tidak membingungkan satu kesaksian dengan yang lain.


Seiring dengan Trials Class, permainan termasuk gameplay akrab lain seperti bagian eksplorasi dan berbicara dengan karakter lain, yang juga telah ditingkatkan.

Characters

Headmaster

Voiced by: Tarako
  • Monokuma (モノクマ) (Headmaster / 校長)

Students

  • Kaede Akamatsu (赤松 楓) (Ultimate Pianist / 超高校級の「ピアニスト」)
  • Kiibo (キーボ) (Ultimate Robot / 超高校級の「ロボット」)
  • Kaito Momota (百田 解斗) (Ultimate Astronaut / 超高校級の「宇宙飛行士」)
  • Maki Harukawa (春川 魔姫) (Ultimate Nursery School Teacher / 超高校級の「保育士」)
  • Tenko Chabashira (茶柱 転子) (Ultimate Aikido Master / 超高校級の「合気道家」)
  • Kokichi Oma (王馬 小吉) (Ultimate Supreme Ruler / 超高校級の「総統」)
  • Shuichi Saihara (最原 終一) (Ultimate Detective / 超高校級の「探偵」)
  • Ryoma Hoshi (星 竜馬) (Ultimate Tennis Player / 超高校級の「テニス選手」)
  • Tsumugi Shirogane (白銀 つむぎ) (Ultimate Cosplayer / 超高校級の「コスプレイヤー」)
  • Rantaro Amami (天海 蘭太郎) (Ultimate ???)
  • Miu Iruma (入間 未兎) (Ultimate Inventor / 超高校級の「発明家」)
  • Gonta Gokuhara (獄原 ゴン太) (Ultimate Entomologist / 超高校級の「昆虫博士」)
  • Himiko Yumeno (夢野 秘密子) (Ultimate Magician / 超高校級の「マジシャン」)
  • Korekiyo Shinguji (真宮寺 是清) (Ultimate Folklorist / 超高校級の「民俗学者」)
  • Angie Yonaga (夜長 アンジー) (Ultimate Fine Artist / 超高校級の「美術部」)
  • Kirumi Tojo (東条 斬美) (Ultimate Maid / 超高校級の「メイド」)

Monokumarz

Voiced by: Kōichi Yamadera



Kamis, 01 Desember 2016

MENGENAL MICROSOFT WORD 2007 - OFFICE BUTTON SEBAGAI PENGELOLA FILE DOKUMEN



Microsoft Word (MS Word) adalah program untuk mengolah kata. Program ini umumya digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya. MS Word banyak dipakai saat ini dibandingkan dengan program pengolah kata lainnya, seperti WordStar, AmiPro, Word-Perfect dan lain-lain. Hal ini dikarenakan fasilitas yang disediakan, kemudahan dalam menggunakan, hasil yang diperoleh, tampilan yang menarik dan lain sebagainya.
Ada versi terbaru MS Word setelah MS Word 2003 bertahan sebagai software pengolah kata favorit yaitu MS Word 2007.

Office Button berada di sudut kiri atas jendela aplikasi. Pada Office Button berisi fungsi perintah antara lain New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish, dan Close.


Gambar 2.1 Office Button


Gambar 2.2 Fungsi perintah Office Button

 

Berikut adalah kegunaan dan contoh pemakaian fungsi perintah.
2.1 NEW (Membuat Dokumen Baru)
Untuk membuat dokumen baru klik pada Office Button kemudian New (Ctrl+N). Akan terbuka kotak dialog New Document untuk menentukan jenis dokumen.

 Gambar 2.3 Kotak Dialog New Document

Terdapat 2 macam pilihan pada Blank and recent, yaitu:
·      Blank document
Untuk membuat dokumen kosong baru dengan format dan desain standar.
Penggunaan:
Office Button > New > Blank Document > Create

Gambar 2.4 Tampilan lembar dokumen kosong
·      New blog post
Untuk membuat artikel blog baru yang dapat dipublikasikan melalui internet sehingga menjadi sebuah halaman web.
Penggunaan:
Office Button > New > New Blog Post > Create
Jika belum memiliki account blog, daftarkan diri pada layanan blog yang direkomendasikan Microsoft Office Online. Untuk melewati pendaftaran account blog klik Register Later.

Gambar 2.5 Lembar kerja New Blog Post


2.2 OPEN (Membuka Dokumen)
Untuk membuka dokumen yang tersimpan di komputer klik pada Office Button kemudian Open (Ctrl+O). Akan terbuka kotak dialog Open untuk memilih dokumen yang akan dibuka. Pilih lokasi dan nama file yang akan dibuka. Setelah itu klik tombol Open.

Gambar 2.6 Memilih dokumen untuk dibuka
2.3 SAVE (Menyimpan Dokumen)
Untuk menyimpan dokumen aktif yang sedang dibuka pada jendela Microsoft Word klik pada Office Button kemudian Save (Ctrl+S). Jika dokumen masih baru, maka akan muncul kotak dialog pemberian nama file dan penentuan lokasi penyimpanan. Jika dokumen lama, maka file akan disimpan sesuai dengan nama dokumen.

Gambar 2.7 Menyimpan Dokumen
2.4 SAVE AS (Save dengan Nama, Lokasi dan Format File Lain)
Untuk menyimpan dokumen dengan nama lain, format file lain dan lokasi penyimpanan lain. Biasanya untuk membuat backup dokumen. Klik menu Office Button > Save As >…………… atau Save As (F12).
Terdapat 5 pilihan format file antara lain:
·      Word Document: Format file standar (.docx)
·      Word Template: Format file standar (.dotx)
·      Word 97-2003: Format file .doc (versi 97-2003)
·      Find Add-ins for other file formats: Membuat dokumen portable format file PDF atau XPS.
·      Other Formats: dokumen word, template, html, rtf, dan xml.

Gambar 2.8 Tampilan pilihan format file
2.5 PRINT (Mencetak dokumen)
Untuk mencetak dokumen aktif klik pada Office Button kemudian Print (Ctrl+P). Terdapat 3 pilihan fitur tambahan, yaitu Print, Quick Print, dan Preview.


Gambar 2.9 Tampilan pilihan fitur pada Print
Fungsi-fungsi fitur:
·      Print (Ctrl+P): untuk mencetak dengan mengatur setting, misalnya jenis printer, halaman yang akan dicetak, jumlah copy cetakan, dan sebagainya.
·      Quick Print: untuk mencetak dokumen secara cepat tanpa mengatur setting percetakan(secara default).
·      Print Peview: untuk melihat terlebih dahulu hasil percetakan dokumen sebelum dicetak melalui printer.

Gambar 2.10 Mengatur setting percetakan (Ctrl+P)

Gambar 2.11 Tampilan Print Preview
2.6 PREPARE (Menyempurnakan Dokumen)
Untuk menyiapkan dokumen aktif agar siap didistribusikan filenya klik pada Office Button kemudian Prepare. Terdapat 7 pilihan fitur tambahan, yaitu Properties, Inspect Document, Encrypt Document, Restict Document, Add a Digital Signature, Mark as Final, dan Run Compatibility Checker.

Gambar 2.12 Tampilan pilihan fitur pada Prepare
Fungsi-fungsi fitur tambahan:
·      Properties: untuk memeriksa dan menambahkan properti atau keterangan singkat mengenai dokumen aktif.
·      Inspect Document: untuk memeriksa bagian-bagian dokumen yang akan didistribusikan.
·      Encrypt Document: untuk menambah pengaman pada dokumen berupa pemberian password.
·      Restict Document: untuk mengatur hak pemakaian file dokumen yang aktif, agar dapat diberi pengamanan saat didistribusikan via internet.
·      Add a Digital Signature: untuk menambahkan tanda tangan digital pada dokumen aktif.
·      Mark as Final: untuk menandai bahwa dokumen telah selesai. Dokumen hanya dapat dibaca dan tidak dapat diedit lagi.
·      Run Compatibility Checker: untuk memeriksa kemungkinan dukungan MS Word versi lama, agar dokumen dapat dibuka melalui MS Word versi lama.

2.7 SEND (Mengirimkan Dokumen)
Untuk mengirim dokumen ke orang lain menggunakan media internet. Terdapat 2 fitur antara lain E-mail (via E-mail), dan Internet Fax (via Internet Fax).

Gambar 2.13 Tampilan pilihan fitur Send

2.8 PUBLISH (Mempublikasikan Dokumen)
Untuk mempublikasikan file atau materi dokumen ke lokasi lain. Terdapat 3 pilihan fitur antara lain Blog (memposting artikel baru pada web blog), Document Management Server (mempublikasikan dokumen ke alamat server pengelola dokumen di dalam jaringan computer), dan Create Document Workspace (memuat dokumen baru yang hanya dapat diakses oleh beberapa user sekaligus).

Gambar 2.14 Tampilan pilihan fitur pada Publish

2.9 CLOSE (Menutup Dokumen)
Untuk menutup dokumen aktif tanpa keluar dari aplikasi Microsoft Word.

2.10 WORD OPTIONS
Untuk mengatur ulang kinerja Microsoft Word. Secara default, pengaturan awal sudah cukup memadai.

2.11 EXIT WORD
Untuk menutup dokumen aktif, sekaligus menutup jendela aplikasi Microsoft Word. Tindakan Exit biasanya dilakukan dengan menekan tombol Close (X) pada sudut kanan atas jendela Microsoft Word.


Gambar 2.15 Button Word Options dan Exit Word



Berikut beberapa info mengenai office buton pada MS. Word 2007 beserta fungsinya.
Info selengkapnya dapat dilihat pada resesensi penulisan artikel ini pada website/blog:

Rabu, 23 November 2016

My Beloved Niece

Menghadapi Seorang Ponakan

Akhirnya setelah sekian abad, diumur yg ke-18 ini, saya akhirnya membuat blog. Selama ini saya hanya sebagai penikmat blog dengan menjadi pengunjung suatu blogspot saya. Perkenalan dulu, nama saya Filipus Riaman Napitu Saragih. Saya sekarang sedang berkuliah di Universitas Sumatera Utara, jurusan dan fakultas Psikologi...

Hmm.... Karena saya masih pemula akan hal-hal beginian, maka di postingan perdana saya, saya akan membahas keponakan saya...

Sebelumnya, saya akan menceritakan keluarga saya sekilas yg berhubungan dengan keponakan saya. Saya 3 bersaudara. Yg paling tua kakak saya, sudah bekerja dan menikah. Abang saya sudah bekerja juga, tapi belum menikah. Jadi tinggal saya seorang sendiri yg masih berkuliah. Intinya saya anak paling 'bontot'. Kakak saya dikaruniai 2 orang bidadari kecil bernama "Clairine Melody Athalia" dan kemudian disusul sang adik setahun kemudian "Sarah Nada Adriella". Kedua boru manik ini punya nama panggilannya sendiri. Sang kakak sering dipanggil "Melody" atau "Ody". Sedangkan sang adik sering dipanggil "Nada". Nama mereka melodius sekali ya...? Ini mungkin kebetulan karena orangtuanya pemain musik kali, ya..? Kebetulan mamanya pemain keyboard dan papanya pemain drum. Jadi mungkin beliau-beliau ini ingin agar anak-anak mereka menjadi penerus mereka suatu saat nanti.... :)

Nah, sekarang kembali ke topik awal judul tadi. Bagaimana saya sebagai paman atau tulang mereka (di adat batak), menghadapi keponakannya.... :'D
Wah luar biasa sekali, deh... Masing-masing punya keunikannya sendiri.

Sang kakak, sewaktu masa kecilnya, sangat murah senyum! Dan yg buat kaget, saat masih jalan ke 2 tahun, dia sudah bisa salam sambil cium tangan orang dan kiss bye ke orang sekitarnya yg masih baru dikenalinya. Hal ini yg membuat kami dan orang lain begitu gemas dengannya.

Beda dengan si adik, si adik malah wajahnya murung, memelas gitu... :') Membuat orang disekitarnya bertanya-tanya: "Kok, gitu wajahnya, dek....?" ; "Adek itu kenapa, ya..? Kok sedih gitu?" Awalnya si memang begitu... Mungkin karna si adik lebih gembul dan pipinya lebih tembem, makanya jarang senyum. Tapi sekali dapat feelnya, wah.... Ga kalah buat melting senyumnya. Yg saya posting itu foto sang adik by the way...

Menghadapi ke-2 Gadis cilik ini pun tidaklah se simple yg biasa kebanyakan orang pada umumnya bayangkan... Saat mereka lagi happy mood-nya masih bisa kita ikut happy juga sama mereka...
Tapi kalau mereka sudah nangis...apalagi pas tengah malam...? Beuh... Disitu kesabaran anda diuji. Tidak hanya itu, kita harus bisa membagi perhatian kita pada kedua gadis cilik ini, terutama agar si kakak yg bermur 2 tahun jalan ke 3 ini, ngga iri sama adiknya yg masih jalan ke-5 bulan ini...

Pada awalnya cukup melelahkan ya... Menghadapi mereka dimasa-masa rewelnya, meskipun saya sebenarnya cmb bantu-bantu doang... Lebih cape-an opung sama mami nya sih... :')
Tapi semuanya menjadi pengalaman sendiri yg berkesan bagi saya sendiri terutama. Bagaimana kita menghadapi dan mengatasi kerewelan mereka, dan dihadiri dengan senyuman atau tawa mereka, benar-benar suatu keping kebahagiaan hidup tersendiri. Mencoba mengatasi emosi kita terhadap ketidak-tahuan mereka, keingin-tahuan mereka, kecentilan mereka yg menggemaskan untuk saat ini :'v Semuanya menjadi kesan yg tak terlupakan....

Akhir kata, demikianlah pengalaman yang saya bagi tentang keponakan saya... Meskipun singkat, kiranya dapat memotivasi para pembaca agar tetap semangat menghadapi si buah hati, ataupun keponakan kita yg manis... :)